Warga Rejomulyo Keluhkan Jalan rusak akibat mobil pengangkut material proyek irigasi

234

Metro, deteksinewss.com – Warga di kelurahan Rejomulyo keluhkan pekerjaaan Proyek rehabilitasi irigasi Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung. Pasalnya, jalan menjadi rusak parah akibat hilir mudik kendaraan roda empat yang membawa material proyek tersebut, pada Minggu (09/01/2022)

Menurut warga setempat Pak Sukamto bahwa proyek tersebut sudah hampir selesai tinggal pekerjaan melantai bawah saja namun para pekerja ini rencana akan melaksanakan kerja melantai bawah dilakukan pada malam hari,dengan alasan yang mana supaya aliran air ini bisa ditutup ketika malam hari dan tidak mengganggu kegiatan tanam padi para petani disiang hari.

“Proyek irigasi sudah hampir selesai, tinggal melamtai dasarnya saja, info dari pekerjanya akan dilaksanakan malam hari, supaya gak mengganggu petani tanam padi disiang hari,” ungkap Pak Sukamto.

Lanjut Sukamto, ia sangat menyayangkan dengan kegiatan proyek ini yang mana ada beberapa jalan depan rumahnya yang rusak akibat mobil material yang keluar masuk menuju lokasi tersebut. jalan yang rusak sekarang ini depan rumahnya itu dulu tidak terawat dan ia inisiatif sendiri untuk memperbaikinya dengan cara menimbun jalan dengan tanah dan ia membeli urukan tanah itu dengan uang kantong pribadinya sendiri.

“Jalan deoan rumah saya jadi rusak mas, akibat mobil material yang kelauar masuk bawa material. Saya beli pakai uang pribadi urukan tanah sebanyak 10¬† damtruck untuk nimbun jalan yang rusak ini,” ungkap Sukamto.

harapannya selaku warga sekitar setelah proyek ini selesai ia meminta kepada pemilik proyek tersebut untuk bertanggung jawab membenahi jalan depan rumahnya yang rusak dikarenakan jalan tersebut digunakan untuk warga sekitar lewat menuju kesawah.

Saat awak media wawancara dengan Lurah Margono di kediamannya

Kemudian Lurah Rejomulyo Margono saat ditemui wartawan deteksinewss.com dikediamannya, ia mengatakan, bahwasanya proyek tersebut itu benar adanya milik dari dinas provinsi yang mana saat akan dilakukan pengadaan pekerjaan bulan desember tahun 2021 lalu pihak dinas provinsi sudah pernah meminta ijin kepada dirinya. Namun sebagai Lurah Rejomulyo ia sudah menandatangani  surat yang isinya penolakan pengadaan pekerjaan tersebut.karena tidak memilik papan informasinya.

“Pekerjaan proyek tersebut masih saja berjalan sampai saat finishing dan waktunya juga sudah lewat, padahal Saya sudah menandatangani surat penolakan dan saya akan secepatnya lakukan konfirmasi pekerjaan proyek tersebut ke P3A setempat dan dinas provinsi terkait,” tegasnya. (vin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *