Di Kawasan Pusat Kota Metro, Masih Terdapat Jalan Tanah

173

Kota Metro, deteksinews.com – Di kawasan pusat Kota Metro ternyata masih ada badan jalan lingkungan yang belum tersentuh pembangunan, masih berupa jalan tanah. Namanya Jalan Srigala Ujung. Lokasinya berada di wilayah RT 16, RW 04, Kelurahan Hadimulyo Timur Kecamatan Metro Pusat.

Menurut Aan (42) warga setempat , mengatakan, bahwa belum pernah sama sekali ada pembangunan dijalan tersebut, dari pihak warga sudah pernah mengajukan pembangunan, tapi sampai saat ini belum terealisasi.

“Dari dulu sampai sekarang, tetap jalan tanah, gak pernah dibangun, Jadi kalau hujan jalan ini becek,” ujar Aan, pada Rabu (16/12/2020).

Lanjut Aan, padahal sewaktu musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat Kelurahan dan Kota pada tahun 2018 yang lalu, warga sudah pernah mengusulkan pembangunan jalan tersebut.

Aan (42) warga setempat

“Warga disini pernah mengusulkan lewat musrenbang tingkat kelurahan, bahkan katanya sudah sampai ke musrenbang tingkat kota. Kenyataanya, sampai sekerang tetap aja masih jalan tanah,” katanya.

Mengingat pembangunan infrastruktur, terutama ruas jalan menjadi salah satu prioritas utama program kerja Pemkot Metro. Maka warga berharap dapat segera merealisasikan pembangunan dijalan tersebut.

Terpisah, Camat Metro Pusat Triana Aprisia membenarkan, bahwa pembangunan Jalan Srigala Ujung sudah berulang kali diajukan melalui musrenbang tingkat kota.

“Itu sudah diajukan ke Musrenbang. Tapi kan yang menentukan dinas PU, mana yang menurut mereka lebih prioritas,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Lurah Hadimulyo Timur Herni. Menurut dia, usulan pembangunan jalan tersebut selalu disampaikan pada setiap kegiatan musrenbang. Akan tetapi, tidak semua usulan yang disampaikan melalui musrenbang dapat terealisasi.

“Kami pun sudah mengajukan (pembangunan) Jalan Srigala Ujung, tapi yang berwenangkan adalah pihak PU. Jadi kami tidak tahu dan kami mengajukan sepuluh titik, tapi yang tereaslisasi, paling hanya dua titik. Jadi kami tidak tahu apa kurang dana, apa memang belum bisa dikerjakan dan sampai saat ini belum ada tanggapan dari Dinas PU,” ungkap Herni.(man)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *