Bupati Nanang Ermanto Laksanakan Program Bantuan Bedah Rumah Swadaya Pejabat Pemkab Lamsel

26

Lampung Selatan, deteksimewss.com – Siti Zubaidah (43) warga Dusun Seputih Desa Siringjaha, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) merasa terharu mendapatkan bantuan bedah rumah dari hasil swadaya para pejabat pemkab setempat. Program bedah rumah swadaya pejabat pemkab itu dicetuskan Bupati Lamsel Nanang Ermanto.

“Terima kasih saya sampaikan kepada pak bupati karena telah membangun tempat tinggal kami menjadi layak huni.Sekarang gak takut lagi kalau hujan datang,” kata Zubaidah dengan mata berkaca saat menerima penyerahan kunci rumah hasil pembendahan itu dari Bupati Nanang Ermanto, Rabu (16-9-2020).

Bupati Nanang Ermanto mengatakan, program bedah rumah itu bukan dibiayai APBN atau APBD. “Ini murni hasil swadaya pejabat Pemkab Lampung Selatan sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat agar bisa tinggal di rumah yang layak huni,” kata Nanang.

Selain itu, program bedah rumah swadaya tersebut juga untuk lebih mengoptimalkan pemerataan program serupa yang dibiayai pemerintah melalui APBN dan APBD.

“Saat ini di Lampung Selatan masih ada kurang lebih 12 rumah warga yang tidak layak huni.Sementara program bedah rumah yang dibiayai oleh pemerintah dari APBN maupun APBD, setiap tahun hanya dapat mengakomodir sekitar seribu rumah. Karena itu, kita gagas program swadaya dari para pejabat pemkab,” terangnya.

Dia berharap, program bedah rumah swadaya itu dapat semakin menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat untuk menyelesaikan berbagai permasalah yang terjadi.

“Semoga ini bisa menjadi contoh, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong kita untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan  kendala pembangunan yang kita hadapi,” harapnya.

Kepala Desa Siringjaha Rusli menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Pemkab Lamsel yang telah memberikan bantuan program bendah rumah tersebut kepada warganya.

“Sudah tiga kali pak bupati berkunjung ke Desa Siringjaha. Waktu itu ketika menyerahkan bantuan rumah roboh, meninjau proses pembangunan, dan sekarang menyerahkan hasil bedah rumahnya,” tuturnya.

Menurut dia, proses pembedahan rumah milik Zubaidah itu dilakukan secara bergotong royong oleh warga  dibantu sepuluh orang anggota TNI.

“Proses pembedahan rumah ini kita lakukan bergotong royong dibantu bapak-bapak TNI. Alhamdulilla selesai dalam waktu 12 hari,” ungkapnya.(*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *